Independen --- Dua jurnalis mengalami intimidasi dan kekerasan saat menjalankan tugas jurnalistik, Minggu (2/10) kemarin. Kontributor Net TV Madium mengalami pemukulan, pengrusakan memori card kamera.
Ini terjadi saat ia mengabadikan peristiwa melibatkan peserta konvoi peringatan Suroan salah satu kelompok silat dan tindakan tidak patut aparat TNI Angkatan Darat Batalyon Infanteri 501 Rider Madiun menangani kecelakaan itu. Kekerasan itu berasal dari aparat TNI.
Selain mengalami kekerasan, salah seorang aparat juga mengancam agar Kontributor Net TV tersebut tidak memberitakan peristiwa tersebut. Selengkapnya baca Degorontalo: AJI Kediri Kecam Penganiayaan Jurnalis Oleh Anggota TNI.
Sedangkan di Jakarta, wartawan radio KBR dihalangi saat akan menjalankan tugas jurnalistiknya melakukan peliputan pelarangan ibadah jemaat GBKP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, oleh kelompok intoleran. Polisi pun meminta peristiwa pelarangan ini juga tidak diberitakan. Selengkapnya baca Degorontalo: SEJUK dan LBH Pers Kecam Intimidasi terhadap Reporter KBR.