Kain rangrang adalah kain khas Nusa Penida. Dulu kain ini berjaya , namun entah mengapa sekarang harganya merosot tajam. Bahkan banyak pengrajin beralih profesi, karena harga jual sudah tidak bisa memenuhi biaya produksi. Tapi ada satu orang yang pantang menyerah, kain rangrang digunakan sebagai penghias gitar.
Adalah I Putu Sudarsana, seniman berasal dari Nusa Penida yang sekarang menetap di Jakarta, yang menggagas gitar bermotifkan kain rangrang. Untuk membuat gitar berbalut kait rangrang ini dibutuhkan waktu satu bulan pengerjaan. Tidak mudah, tetapi ini upaya melestarikan kain nusantara. Bahkan gitar rangrang ini digunakan salah satu grup musik, The Leveh Band. Berikut kisah rincinya Putu Parker, Pembuat Gitar Berbahan Kain Rangrang
kali dilihat