Kado Jurnalis untuk TNI

Independen --- Jurnalis dari beberapa kota memberikan kado dalam peringatan HUT  ke-71 TNI. Jurnalis Medan melakukan aksi diam di Bundaran Sudirman, Jalan Sudirman, Medan. Mereka menuntut anggota TNI pelaku kekerasan terhadap jurnalis di Medan dan Madiun segera diadili.

Agustus lalu, tujuh jurnalis mengalami kekerasan dari anggota TNI Angkatan Udara saat melakukan peliputan konflik lahan di Sari Rejo, Polonia Medan. Hingga saat ini penyidik polisi militer AU belum menetapkan tersangka. Selengkapnya baca KabarMedan: Jurnalis di Medan Gelar Aksi Diam Saat HUT TNI ke-71.

Di Gorontalo, sejumlah jurnalis memberikan kado buku Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kado ini diberikan saat melakukan aksi damai memprotes kekerasan jterhadap urnalis yang dilakukan aparat TNI di Medan dan Madiun.

Buku UU Pers ini simbol agar TNI memahami kerja-kerja jurnalis. Selengkapnya baca Degorontalo: Ini Kado Jurnalis Gorontalo untuk HUT TNI ke-71.

Sementara itu di Purwokerto, jurnalis gabungan dari berbagai organisasi melakukan aksi menyuarakan hal serupa. Mereka minta Panglima TNI memecat tentara yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis.

Di Surabaya menggelar aksi boikot peliputan HUT TNI yang dilakukan sejumlah wartawan. Aksi serupa juga terjadi di Papua.

Tiga organisasi jurnalis di Papua, yakni Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura, Ikatan Jurnalis TV Indonesia (IJTI) Papua-Papua Barat serta Indonesian Journalis Network (IJN) Papua-Papua Barat.

Mereka tidak menghadiri HUT TNI ke 71 di Kodam XVII/Cenderawasih. Selengkapnya baca: Oknum Perwira TNI AL Ancam akan Tabok Muka Wartawan RRI Sorong.

 

kali dilihat